Sunday, 17 November 2013

Pradiabeets

Sebelum berkembang menjadi diabetes tipe 2, penderita diabetes biasanya dalam keadaan "pradiabetes"— kadar gula darahlebih tinggi dari normal tetapi tidak cukup tinggi untuk ditetapkan sebagai diagnosis diabetes.
Dokter kadang menyebut pradiabetes sebagai gangguan toleransi terhadap glukosa atau gangguan pada glukosa saat puasa, bergantung pada jenis pemeriksaan yang digunakan saat masalah ini terdeteksi. Kondsi ini menjadikan penderita berisiko tinggi berkembang ke arah diabetes tipe 2 dan gangguan kardiovaskular.

Gejala yang Tidak Jelas

Pada pradiabetes tidak ada gejala yang jelas, sehingga, penderita tidak menyadarinya..
Beberapa orang dengan pradiabetes mungkin menunjukkan beberapa gejala diabeets maupun masalah-masalah akibat diabetes. Penderita baru tahu mengalami pradiabetes saat diperiksa untuk diabetes. Jika Anda merupakan penderita pradiabetes, Anda harus melakukan pemeriksaan rutin diabetes tipe 2 setiap tahunnya.

Mencegah Diabetes tipe 2

Penderita pradiabetes secara otomatis akan berkembang menjadi diabetes tipe 2.  Bagi sebagian orang, penanganan dini dapat mengembalikan gula darah ke kadar normal.
Penelitian menunjukkan bahwa risiko diabetes tipe 2 dapat turun 58% dengan melakukan hal-hal berikut:
  • Menurunkan berat badan 7% (atau 15% jika berat badan penderita 200 pon atau 100 kg)
  • Melakukan olahraga sedang (misalnya dengan jalan cepat) 30 mneit per hati, 5 hati dalam seminggu
Jangan khawatir mengenai berat badan ideal. Penurunan 10 to 15 pon berat badan dapat memberikan perubahan berarti.

No comments:

Post a Comment